Visor de contenido web Visor de contenido web

Malaysia mempunyai aturan dan perundang-undangan tertentu berkaitan dengan kebijakan perjudian yang disesuaikan dengan kondisi masyarakatnya. Malaysia melarang separuh masyarakatnya berjudi karena hukum Syariah yang hanya berlaku untuk warganya yang mayoritas muslim di sana.

Di lain sisi, ada  bentuk kebijakan hukum perjudian yang diperuntukkan masyarakat non-muslim di Malaysia. Penasaran mengapa pengaturannya demikian? berikut ini akan diuraikan cara Malaysia mengelola perjudian di negaranya.

1. Peraturan Secara Hukum
Perjudian di Malaysia diatur oleh Common Gaming House Act sejak tahun 1953, yang kemudian ada perubahan yang disampaikan pada 1 Januari 2006. Kontrol atas kasino adalah kebijakan yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan yang juga bertanggung jawab untuk memberikan lisensi. Sejak tahun 2003, pemerintah Malaysia tidak memberikan lisensi kepada kasino mananpun kecuali Kasino de Genting.

De Genting adalah Kasino legal pertama dan satu-satunya di Malaysia yang diciptakan dari inisiatif konglomerat Malaysia “Genting Group”. Pendirinya, Tan Sri Lim Goh Tong, pada tahun 1969, yang pada saat itu mengajukan kepada perdana menteri Tunku Abdul Rahman untuk memberikan lisensi. Maka pada tahun 1971 Casino de Genting secara resmi dibuka.

2. Perjudian hanya boleh untuk warga Tionghoa, Non Muslim, dan Wisatawan
Kasino legal di Malaysia, yaiitu de Genting memperbolehkan warga Tionghoa, non muslim, wisatawan  atau turis untuk bermain judi di sana. Hal ini sudah sangat populer di kalangan wisatawan dan setengah dari populasi masyarakat di negeri Malaysia.

Ada sistem dua tingkat penangan judi yang unik di Malaysia, yang berarti ada satu aturan untuk muslim dan yang lain untuk non-muslim. Malaysia juga mematok  Usia minimum 21 tahun  untuk diperbolehkan masuk dan main di kasino.

3. Warga Muslim Dilarang Bemain Judi
Sebagian besar masyarakat Malaysia adalah Muslim yang di bawah hukum Syariah tertentu.  Karena hal itu, umat Islam tidak boleh melakukan praktik perjudian. Ada sekitar 60% masyarakat Muslim di sana yang artinya orang tersebut dilarang  bermain judi dalam bentuk apapun. 
Jika hukum yang terkait dengan perjudian dilanggar, bisa ada hukuman hingga dua tahun penjara, jadi itu dianggap pelanggaran serius di bawah Hukum Syariah.

4. Pengaturan Kasino Online di Malaysia
Di Malaysia tidak menfasilitasi perjudian online secara legal. Walaupun di Kasino de Genting Group menawarkan kasino online, namun para pemain Malaysia tidak punya akses untuk bermain ke sana. Judi casino online yang didirikan di Malaysia, dalam bentuk apapun selain di de Genting  adalah ilegal. Pemain yang ingin menikmati kasino online bisa menggunakan tawaran dari luar negeri, yang tersedia di Malaysia.

Pemerintah Malaysia memang menentang perjudian, namun jarang ada langkah radikal untuk sepenuhnya melarang perjudian online.  Ada beberapa pemain tetap nekat bermain walaupun bank membatasi transaksi situs web yang menawarkan judi online. Karena tidak diatur secara ketat, maka para pemain Malaysia menggunakan layanan kasino luar negeri yang tersedia dalam bahasa Inggris, dan menyediakan pembayaran  dolar  atau ringgit.

5. Jenis Taruhan Yang Dimainkan di Malaysia
Kasino de Genting, adalah satu-satunya Kasino yang dilegalkan pemerintah malaysia. Letaknya di Genting Highlights Resort, Pahang, di atas bukit, sekitar 1800 meter di atas permukaan laut. Berjarak 50 kilometer dari ibukota negara, Kuala Lumpur. Casino de Genting dibuka 24 jam dalam 7 hari.
 
Permainan yang ditawarkan adalah  seperti poker, roulette, bakarat, blackjack, Ponton, Pai Gown, dan di sana juga terdapat lebih dari 3000 mesin slot yang bisa dimainkan. Tidak hanya itu, permianan taruhan olah raga semacam sepak bola juga sangat digemari oleh para pemain judi di Malaysia.

6. Razia Untuk Penyelenggara Judi Online Illegal
Meskipun di Malaysia kasino online dilarang, tetapi praktik taruhan via online masih ada. Pemerintah Malaysia pernah mengambil langkah-langkah tegas saat ada orang-orang yang  menawarkan perjudian ilegal secara online di wilayah Malaysia.

Pada tahun 2013, pelaku yang terlibat dalam kasino online, sebanyak 24 orang, di provinsi Labuan, dan kedapatan berjudi di kasino ilegal, ditahan oleh pihak berwajib Malaysia. Polisi juga menyita hampir 80 komputer, beberapa uang tunai dan dokumen administrasi mereka.

Kebijakan di malaysia dalam perjudian memang sudah diatur https://steemit.com/casino/@danielrich888/segala-hal-yang-perlu-kamu-tahu-tentang-roda-rolette namun adanya kelonggaran yang diberikan membuat praktik perjudian di Malaysia masih disalahgunakan oleh sebagian orang. Apalagi dengan adanya pasar judi online, yang bisa memungkinkan siapapun untuk bisa melakukan praktik perjudian, di ponsel pemain sekalipun.